Rabu, 23 September 2015

Dear Pak Jokowi, Jangan ke Kalimantan!!!

Dear netizen, aku tau kalian keasepan, sama broohh... aku juga merasakan hal yang sama menghirup asep tiap bangun pagi sejak beberapa minggu terakhir, tapi pliss akhir-akhir ini banyak masuk Broadcast kagak jelas di akun BBM aku, yang isinya dear Pak Jokowi itu, sekali lagi pliss lah broadcastnya langsung saja kepada beliau, aku kan bukan Pak Jokowi.
O iya... yang buat heran pesannya itu kayak menyalahkan pemerintah ya padahal kan yang bakar lahan mereka sendiri, kenapa kok malah nyalahin pemerintah pusat dan Pak Jokowi??? :/
Ya kalo keasepan ga usah bakar-bakar lahan lah kan simpel. O:)
pembukaan lahan dengan cara dibakar, its not good bro
Dear masyarakat, kalo mau buka lahan gunakanlah cara yang aman, jangan pake bakar-bakar, ntar kalo kabut asap kan akibatnya kalian juga. Simpel toh? 
“Tapi kan bakar lahan adalah salah satu cara tercepat untuk buka lahan, dan sisa-sisa pembakarannya kan bisa dijadikan pupuk alami untuk tanaman yang bakal ditanem disitu???”
“Ya udah teima resikonya, kanker paru-paru mau???”
Satu lagi yang katanya kalimantan banyak perkebunan tanaman industri dan banyak tambang-tambang itu kan juga bukan sepenuhnya salah pemerintah pusat, yang salah ya pemerintah daerah (sebenernya pemda juga gak salah sih). Ya tapi kan negara kita ini namanya Indonesia dimana negara ini menganut sistem negara Republik, yang terbagi antar pulau dan provinsi dimana setiap daerah otonom bebas menentukan caranya sendiri untuk maju dalam berbagai sektor semisal ekonomi dan lainnya.
Nah karena kalimantan kaya akan hasil tambang dan tanahnya subur ya dibuat lah begitu aturan mainnya, jadilah banyak lahan tambang dan perkebunan tanaman industri. Kalo gak mau daerahnya rusak ya jangan didukung aturan daerahnya dan jangan ikut kerja dan berkaya disektor tersebut kan gampang.
"Tapi kan bisnis tambang dan perkebunan dikalimantan menggiurkan???" 
"Ya kan tadi katanya gak mau tambang dan darah perkebunan merusak lingkungan kalimantan???" --“ plis dehh-
Inget broo... segala sesuatu yang dijalankan pemerintah kan demi kemakmuran rakyat, emang ada pemerintah mau menyengsarakan rakyatnya? Kan itu suatu hal sangat aneh.
Ada lagi nih yang katanya padahal kalimantan daerah penghasil devisa terbesar lalu rakyatnya ditinggalin sengsara akibat pemerintah kurang perhatian,
“ciee... kagak diperhatiin”
“apaan coba???”
terus minta bantuan macem-macem tidak ditanggepin
“mungkin pemerintah lagi capek”
Ayolah broo think positive, sesuatu itu tidak bisa berjalan dengan instant mungkin pemerintah lagi mikirin jalannya. Nah selagi lama nunggu mending cari caranya sendiri juga jangan ngarepin pemerintah mulu. Misalnya jangan bakar lahan sembarangan mungkin ;;)
“nggak capek apa ngarep mulu” L
Think broo and sist negara itu maju karena rakyatnya selalu berpikir "apa yang bisa saya berikan pada negara" bukan "apa yang bisa negara berikan kepada saya?" ini kutipan mantan presiden Amerika ya
Nanggepin yang asap tadi sudahlah menn jangan terus" nyalahin pemerintah, itu ulah rakyat sendiri yang mau buka lahan pertanian.
Apaan coba nyalahin pemerintah emang kapan ente liat pemerintah bakar-bakar lahan??? ane udah turun langsung broo kelapangan itu yang bakar-bakar lahan ya rakyat sendiri, sueer dehh...
Lanjut nanggepin BC yang kemaren:
Ahh udahlah Pak Jokowi gak usah dateng ke Kalimantan, Bandara ditutup loh Pak, tak ada anak sekolah yang mau nyambut Bapak, sekolah libur.
“Ya iyalah kan berdekatan momen Idul Adha”
Bapak mau nempuh jalan darat Pak? Dari Jakarta?
“Ya jelas gak bisa kan Jakarta (pulau Jawa) sama (pulau)Kalimantan kan beda pulau yang terpisah antar laut. Emang jalan darat mana?”
Udahlah Pak gak usah kesini asapnya tebal “akibat ulah kami” bakar lahan sembarangan. Tidak bagus untuk kesehatan Bapak dan Ibu Iriana.
       Biarkan Kalimantan seperti ini Pak, mereka ikhlas mati karena ISPA, itu ulah mereka sendiri.
       “Tapi saya nggak lo ya Pak” ;;)
ini gambarnya udah kayak mau masuk kawah gunung berapi menn...
jangan pikir itu cuma asap, itu jelas api panasnya menn
       Bagi saudara/i kami dari daerah lain, kami mohon maaf karena kiriman asap kalimantan, kalian jadi terganggu dan sulit beraktivitas L. Tapi kami mohon doa supaya kami sadar agar tidak BAKAR LAHAN SEMBARANGAN lagi.
Udara Kalimantan berstatus bahaya, katanya Kalimantan sudah tidak layak huni karena hanya ada 5% udara bersih yang bisa dihirup. Kami terima sebab akibatnya BAKAR LAHAN SEMBARANGAN.

       Ini Bapak sudah diKalimantan? Gimana Pak? Apa mereka masih nyalahin Bapak karena respon lambat? Pliss Pak saya mulai khawatir dengan kesehatan bapak, sebaiknya Bapak cepat pulang disini udaranya tidak ramah, Bapak bisa terancam kanker paru-paru kalo lama disini!


kabut asap. tidak baik untuk paru-paru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar